LAM Riau Beri Gelar Datuk Seri Ulama Setia Negara Kepada Abdul Somad

Minggu, 18 Februari 2018

PEKANBARU - Ustadz Abdul Somad (UAS) akan mendapat penabalan gelar adat Datuk Seri Ulama Setia Negara dari Lembaga Adat Melayu (LAM) Riau yang dijadwalkan dilaksanakan pada hari Selasa tanggal 20 Februari 2017 mendatang dalam sebuah acara adat di Gedung LAM Riau.

Hal itu dikatakan oleh Ketua Majelis Kerapatan Adat (MKA) LAM Riau, Al Azhar didampingi panitia lainnya saat konfrensi pers, Minggu (18/2/2018).
Dia mengatakan gelar adat bagi UAS merupakan gelar adat pertama yang akan diberikan kepada seorang ulama, sekaligus menghargai ulama-ulama besar yang selama ini sudah ada.

"Ini baru pertama kita lakukan pada ulama. Ada hal khas pemberian gelar adat ini. Memang kita banyak memiliki ulama, tapi UAS sangat membumi dan dikenal banyak orang. Mungkin untuk kalangan tertentu yang tak peduli terhadap Islam setelah mengenal beliau jadi peduli," tegasnya.

Sebelum UAS beberapa tokoh seperti duta besar Indonesia untuk malaysia, Sri Sultan Hamengkbuwono IX, Sri Sultan Hamengkbuwono X, Sarwan Hamid, Susilo Bambang Yudhoyono hingga Rida K Liamsi mendapatkan gelar adat dari LAM Riau.

Kemudian ditambahkannya bahwa gelar adat yang diberikan kepada UAS merupakan gelar yang dapat disandang hingga akhir hayat atau merupakan gelar tetap.
"Meskipun tetap, gelar ini tidak bisa diwariskan dan akan berakhir atau hilang dengan sendirinya jika UAS melakukan pelanggaran seperti keluar dari agama Islam dan juga melakukan pelanggaran adat. Itu juga berlaku sama dengan yang lain," ungkapnya.

Pemberian gelar adat ini merupakan bentuk dari jasa-jasa UAS yang telah memajukan adat dan budaya Riau melalui dakwah-dakwahnya.
"Ini merupakan ujud atas jasa yang luar biasa kepada adat serta budaya Melayu maupun kemanusiaan," katanya.

UAS menerima gelar adat ini karena telah berperan penting dalam menyiarkan agama Islam dan memegang teguh adat-istiadat Melayu. Selain itu, UAS sudah mendunia dan dikenal di mana-mana membawa nama baik Riau yang identik dengan nuansa agama Islam.

“UAS merupakan duta Riau untuk global dimana melalui dakwahnya dimana-mana beliau selalu tampil dalam citra Melayu Riau yang sangat kental. Itu bukan saja baru-baru ini tetapi sejak awal aktivitas beliau. Terlihat sekali beliau menghayati Riau dan kemelayuannya itu kemudian juga sekaligus dirinya itu membangun identitas dirinya itu di atas tapak-tapak yang bernama Melayu Riau,” kata Al azhar.

Dia mengatakan, orang yang berjasa terhadap adat dan budaya Melayu Riau tidak mesti orang yang dari hari ke hari bercakap mengenai aturan-aturan adat tetapi juga orang yang mampu menafsirkan nilai-nilai luhur adat itu dan menggunakannya untuk menabur kebaikan kepada siapapun di muka bumi ini.


Sedangkan Sekretaris Umum MKA LAM Riau Datuk Taufik Ikram Jamil, Datuk Seri Ulama Setia Negara berarti orang patut yang bercahaya sebagai ulama. Pengertian ulama di sini orang yang memiliki ilmu agama yang kompleks yang dia setia kepada negara bukan saja dalam konteks statetetapi juga kepada agama dan adat istiadat.

Sampai sejauh ini, LAM Riau telah memberikan gelar kehormatan adat kepada sejumlah tokoh baik dari kalangan birokrat, tokoh dari negara jiran, presiden, tokoh budaya, yang dinilai berpretasi dan berjasa bagi Melayu Riau. http://tz.ucweb.com/2_3UuPW

loading...

Minggu, Februari 18, 2018

0 komentar:

Posting Komentar

loading...