Mantaap! Bumdesa Cahaya Gemilang Mampu Tekan Tunggakan Hingga 0 Persen

Rabu, 14 Maret 2018

INHIL - Dengan pengelolaan yang baik terbukti bahwa Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) dapat memberikan kontribusi terhadap desa dan masyarakat yang ada didesa. Keuntungan bagi masyarakat bisa mendapatkan pinjaman modal untuk mengembangkan usaha.

Sedangkan keuntungan bagi desa mendapat kontribusi penerimaan pendapatan asli desa dari keuntungan Bumdes sebesar 10 persen, bantuan bagi kepedulian sosial juga diberikan, doorprize bagi nasabah yang berprestasi.

Dari hasil MDPT yang diadakan kemarin dan dihadiri Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa H Yulizal, Kabid Pengembangan Usaha Ekonomi Desa Raja Anwar, Camat Pulau Burung M Yusuf, Kepala Desa Riyanto, Korda PPLEP Salman, Bumdes Cahaya Gemilang mampu mendapatkan keuntungan Rp 142.513.063.

Laba usaha Bumdes Cahaya Gemilang Rp 6. 303.063, sedangkan laba unit simpan pinjam 136.210.000, Total sisa hasil usaha Rp 142.513.063.  Hal yang mengagumkan dari Bumdes ini adalah tunggakan nasabah nol persen.

Kepala Dinas PMD H Yulizal memberikan apresiasi terhadap keberhasilan Bumdesa Cahaya Gemilang yang telah berhasil meraih keuntungan, pengelolaan yang baik dalam badan usaha dengan dapat memberi keuntungan yang berlipat terhadap masyarakat dan desa.

"Apa yang sudah dilakukan ini sangat bagus, ada banyak BUMDes yang mampu mengelola usaha dan keuangan kemudian mendapat keuntungan namun jarang menemukan Bumdesa dengan tunggakan nol persen, saya rasa apa yang dilakukan Bumdesa ini harus ditiru oleh desa lain, "kata Yulizal.

Peningkatan ekonomi desa menjadi wadah bagi pemerintah untuk memajukan desa dari sisi kemajuan kehidupan masyarakat, usaha kecil berbasis kerakyatan dapat dikembangkan melalui wadah Bumdesa.

Revitalisasi Bumdesa dengan mendirikan Bumdesa masing-masing disetiap desa menjadi target yang dikejar kata Yulizal dalam waktu dekat ini. Sejuh ini masih berproses pendirian Bumdesa dari Usaha Ekonomi Desa - Simpan Pinjam.

Sementara itu, Direktur BUMDes Cahaya Gemilang Wiji Supranto mengatakan, keberhasilan yang berhasil diraih pihaknya berdasarkan kerja keras dan kerjasama yang dilakukan dengan kompak antara aparat pengelola Bumdesa, selain itu dukungan dari masyarakat yang bersifat kooperatif.

"Kita lakukan pendekatan terhadap nasabah sehingga apa kendala yang dihadapi mereka dalam pengangsuran dapat didiskusikan bersama dicarikan jalan keluarnya, nasabah bagi kami juga adalah keluarga yang harus tetap dijalin silaturahmi," paparnya. Sya/adv

loading...

Rabu, Maret 14, 2018

0 komentar:

Posting Komentar

loading...