-->

Rumah Anggota TNI di Bom Molotov, Pelaku Akui Perbuatan Karena Hal Ini

Publish: Redaksi ----

INDRAGIRIPOS.COM - Tim Gabungan Polresta Deliserdang berhasil mengungkap dan mengamankan 1 dari 2 orang pelaku pelemparan bom molotov ke rumah Sugiman, Anggota TNI, warga di Kecamatan Biru-Biru, Kabupaten Deliserdang, Senin (29/6/2020).

Tersangka AD (32) warga Jalan Ardagusema, Kelurahan Delitua Timur, Kecamatan Delitua, Kabupaten Deliserdang diamankan setelah menyerahkan dirinya sendiri ke Mapolsek Biru-Biru.

Dalam pemeriksaan polisi, tersangka mengakui telah melakukan pelemparan bom molotov bersama seorang rekannya berinisial D (28), warga Jalan Pasar 1 Desa Sidomulyo, Kecamatan Delitua, Kabupaten Deliserdang dilatar belakangi hutang piutang.

Informasi dihimpun, awalnya petugas Sat Reskrim Polresta Deliserdang menerima laporan pada Minggu (28/06/2020) siang bahwa telah terjadi pembakaran dengan menggunakan bom Molotov di rumah korban Sugiman (50).

Mendapati laporan tersebut, Tim Inafis Polres Deliserdang bersama personil Polsek Biru-Biru turun ke lokasi melakukan olah TKP.

Dilansir dari metroonline, Setelah melakukan olah TKP dan mendapat keterangan-keterangan dari saksi-saksi, petugas pun melakukan penyelidikan.

Tidak berapa lama diketahui salah satu pelaku menyerahkan diri bersama barang bukti satu unit sepeda motor Yamaha Vega R warna hitam tanpa plat yang digunakan pelaku melakukan tindak pidana ke Mapolsek Biru-Biru.

Guna penyelidikan serta penyidikan lebih lanjut, AD alias Dedek beserta barang bukti diamankan di kantor Sat Reskrim Polresta Deliserdang.

Kapolresta Deliserdang Kombes Pol Yemi Mandagi melalui Kasat Reskrim Kompol Muhammad Firdaus membenarkan hal ini.

"Berdasarkan keterangan pelaku bahwa motif dari pelaku melakukan pelemparan bom Molotov didasari hutang piutang pelaku D dengan Danu (anak dari Sugiman, pemilik rumah), kemudian pelaku D mengajak AD untuk melakukan pelemparan ini, sedangkan yang menyiapkan bom Molotov seperti botol dan bensinnya adalah D," ujarnya.

Kompol Muhammad menjelaskan, cara D melakukan pelemparan bom yaitu berhenti di depan rumah korban dan D turun dari sepeda motor, kemudian mengambil bom molotov yang disangkutkan pada gantungan kunci sepeda motor dan langsung melempar ke arah pintu rumah korban.

"Selanjutnya D (yang membawa sepeda motor) dan AD (penumpang) meninggalkan TKP. Saat ini, petugas terus melakukan pengejaran terhadap D," ucapnya. (***)

Share:

Read Also:

Share:
Komentar

Berita Terkini