-->

Dewan Inhil Sayangkan Pekerjaan Tanggul Belum Terlaksana

Publish: Redaksi ----
INHIL - Legislator PKS Zulhafendi menyayangkan hingga hari ini tidak sejengkal pun pembangunan trio tata air terlaksana. Hal ini sangat mengecewakan baginya, karena masyarakat sangat berharap kegiatan itu bisa terealisasi mengingat musim pasang rob  tidak lama lagi akan datang.

"Kita selalu bangga dengan kelapa kita, bahkan baru-baru ini  kedatangan tamu yang mau berinvestasi pada tanaman kelapa dan turunannya, tapi alangkan naifnya program penyelamatan kebun rakyat yang hampir 100.000 ha tanaman kelapa mengalami TTM dan belum terealisasikan bahkan belum dimulai..

Menurut Zulhafendi, 100.000 hektar bukan hal yang sedikit, dan belum tentu kita dapat menyelesaikan dalam satu priode kepemimpinan dengan membangun trio tata air lebih kurang 400 km per tahun anggarannya.

Sementara di Tahun 2020 ini kita memiliki target lebih kurang 350 KM.  Akan tetapi sampai  bulan Juli  tidak ada pelaksanaan satu jengkal pun, bagaimana kita bisa nensejahterakan rakyat, sementara kebun-kebun mereka dibiarkan rusak.

Ditambahkan Zulhafendi, pekerjaan ini dilakukan secara swakelola oleh instansi terkait dengan bantuan 17 unit alat berat dan 2 unit exavator ampibi. sarana dan prasarananya sudah tersedia. 

"Anggaran sudah tersedia, jadi mau apa lagi, tinggak niat mau kerja atau tidak dikerjakan," ujarnya jengkel.

Pria yang pernah menjabat kepala desa ini sangat memahami betapa diperlukannya trio tata air bagi petani kelapa. Itukah sebabnya mengapa ia  merasa miris dengan nasib petani . 

"Kalau alat berat dan exavator hanya sebagai pajangan saja untuk apa dibeli. Tujuan pemerintahka untuk membantu perani memperbaiji trio tata air, bukan untuk menghabiskan uang negara," tutur Ketua HNSI Kecamatan Tempuling ini.***
Share:

Read Also:

Share:
Komentar

Berita Terkini