-->

Muscam Perdana Golkar Lampung Selatan 2026, Ketapang dan Sragi Jadi Percontohan

Publish: Redaksi ----

 


LAMPUNG SELATAN — DPD Partai Golkar Kabupaten Lampung Selatan resmi memulai rangkaian Musyawarah Kecamatan (Muscam) tahun 2026. Kecamatan Ketapang dan Kecamatan Sragi menjadi dua wilayah perdana yang menggelar Muscam sebagai percontohan bagi pimpinan kecamatan lainnya di seluruh Kabupaten Lampung Selatan.


Kegiatan yang berlangsung pada Minggu (15/02) di Desa Ketapang tersebut dihadiri puluhan pengurus Pimpinan Kecamatan (PK) dan Pimpinan Desa (Pimdes) dari kedua kecamatan. Hadir pula tokoh masyarakat serta jajaran elit partai, di antaranya Anggota DPR RI Fraksi Golkar Dapil Lampung sekaligus mantan Bupati Lampung Selatan, Rycko Menoza.


Turut mendampingi jajaran pengurus DPD Golkar Lampung Selatan, yakni Ketua DPD Agus Sutanto, Sekretaris H. Herman Hanafiah, Bendahara Didiansyah, Ketua Harian H. Muhammad Al Akhran, serta anggota Fraksi Golkar DPRD Lampung Selatan.

Apresiasi dan Harapan untuk 2029

Dalam laporannya, Ketua PK Kecamatan Ketapang periode sebelumnya, Didiansyah, menyampaikan apresiasi atas kekompakan panitia sehingga kegiatan berjalan lancar dan penuh semangat kebersamaan.

“Siapa pun yang terpilih menjadi ketua atau pengurus PK nanti, saya berharap dapat bekerja lebih semangat untuk meraih kemenangan pada Pemilu 2029,” ujarnya.


Pernyataan tersebut menegaskan bahwa Muscam bukan sekadar agenda rutin organisasi, melainkan bagian dari konsolidasi besar menyongsong kontestasi politik mendatang.

Target 10 Kursi DPRD dan Sistem Bottom-Up

Usai melantik jajaran pengurus baru, Agus Sutanto menegaskan bahwa Muscam merupakan momentum krusial bagi kebangkitan partai berlambang pohon beringin tersebut di Lampung Selatan.


“Muscam adalah momentum krusial. Berhasil atau tidaknya Partai Golkar ke depan ditentukan mulai hari ini. Kita targetkan meraih 10 kursi di DPRD Lampung Selatan pada Pemilu 2029,” tegasnya.

Ia juga menekankan perubahan paradigma kepemimpinan dengan menerapkan sistem bottom-up (dari bawah ke atas). Menurutnya, seluruh pengurus harus memahami dan mengamalkan doktrin Karya Siaga Gatra Praja sebagai ruh perjuangan partai.

“Orang Golkar itu harus berkarya dan berbuat. Jika tidak berbuat, berarti bukan orang Golkar. Pimdes harus berbuat untuk desanya, PK untuk kecamatannya, begitu seterusnya,” tambahnya.

Agus turut memberikan instruksi tegas kepada anggota Fraksi Golkar DPRD Lampung Selatan agar lebih memberdayakan pengurus di tingkat akar rumput, tidak hanya menjelang Pemilu.

“Jangan hanya memberdayakan Pimpinan Kecamatan dan Pimpinan Desa saat Pemilu saja. Libatkan mereka dalam setiap kegiatan fraksi, baik reses maupun IPWK. Mulai saat ini, hal itu tidak boleh terjadi lagi,” tandasnya.


Ditutup dengan Gerakan Lampung Menanam

Rangkaian Muscam perdana ini ditutup dengan aksi nyata melalui kegiatan “Gerakan Lampung Menanam”. Agus Sutanto bersama Rycko Menoza melakukan penanaman pohon sebagai simbol komitmen Partai Golkar terhadap pelestarian lingkungan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat Lampung Selatan.


Dengan dimulainya Muscam di Ketapang dan Sragi, DPD Golkar Lampung Selatan optimistis konsolidasi organisasi akan semakin solid hingga ke tingkat desa. Target 10 kursi DPRD pada Pemilu 2029 pun dipatok sebagai semangat baru untuk mengembalikan kejayaan Golkar di Bumi Khagom Mufakat.


Uyung melaporkan

Share:
Komentar

Berita Terkini