LAMPUNG, 19 MARET 2026 – Pergerakan penumpang dan kendaraan pada arus mudik Lebaran 2026 di lintasan Jawa–Sumatera menunjukkan peningkatan signifikan pada H-3. Data terbaru dari posko angkutan penyeberangan mencatat lonjakan di sejumlah indikator, baik dari sisi jumlah penumpang maupun kendaraan.
Jawa ke Sumatera: Penumpang dan Kendaraan Meningkat
Berdasarkan data Posko Merak selama 24 jam (18 Maret 2026), tercatat sebanyak 142 trip kapal beroperasi di lintasan ini.
Total penumpang yang menyeberang melalui Pelabuhan Merak, Ciwandan, dan BBJ Bojonegara mencapai 163.603 orang, meningkat 5,6% dibandingkan periode yang sama tahun lalu yang mencapai 154.931 orang.
Untuk kendaraan:
Roda dua: 22.865 unit (naik 4,6%)
Roda empat: 19.459 unit (naik 8,2%)
Truk: 1.211 unit (turun 18,8%)
Bus: 905 unit (turun 4,8%)
Total seluruh kendaraan tercatat 44.440 unit, naik 5,1% dibandingkan tahun lalu.
Secara kumulatif dari H-10 hingga H-3:
Penumpang: 631.531 orang (naik 1,7%)
Kendaraan: 163.310 unit (naik 7,4%)
Sumatera ke Jawa: Lonjakan Signifikan Arus Balik Awal
Sementara itu, dari arah sebaliknya, data Posko Bakauheni mencatat 167 trip kapal beroperasi selama periode yang sama.
Jumlah penumpang yang menyeberang dari Sumatera ke Jawa mencapai 57.319 orang, meningkat tajam 19,5% dibandingkan tahun lalu.
Rincian kendaraan:
Roda dua: 978 unit (naik 34,9%)
Roda empat: 7.250 unit (naik 18,8%)
Truk: 1.744 unit (naik 37,8%)
Bus: 784 unit (naik 14,1%)
Total kendaraan mencapai 10.756 unit, melonjak 22,5% dibandingkan tahun sebelumnya.
Adapun data kumulatif H-10 hingga H-3:
Penumpang: 337.650 orang (naik 3,4%)
Kendaraan: 70.781 unit (naik 9,8%)
Tren dan Catatan
Peningkatan arus dari Jawa ke Sumatera menunjukkan puncak mudik mulai mendekat, sementara lonjakan dari Sumatera ke Jawa mengindikasikan adanya pergerakan awal arus balik atau mobilitas non-mudik.
Pihak terkait mengimbau masyarakat untuk:
Merencanakan perjalanan lebih awal
Memantau kondisi lalu lintas dan cuaca
Memanfaatkan layanan pelabuhan secara optimal
Arus penyeberangan diperkirakan akan terus meningkat hingga mendekati Hari Raya, sehingga pengguna jasa diharapkan tetap menjaga keselamatan dan kenyamanan selama perjalanan.***
