TEMBILAHAN, INHIL – Lapangan Gajah Mada menjadi pusat perhatian warga Indragiri Hilir seiring dengan berlangsungnya Ramadan Fair UMKM Inhil 2026. Acara yang digelar secara resmi oleh Pemerintah Kabupaten Inhil melalui Dinas Koperasi, UKM, Perdagangan dan Perindustrian (DKUKMPP) bersama Himpunan Pedagang Pasar Indragiri Hilir (HPPI) berhasil menarik minat pelaku usaha dan masyarakat luas.
Selama lima hari, dari tanggal 13 hingga 17 Maret, lokasi acara tidak hanya dijadikan tempat menjual takjil dan produk lokal hasil UMKM, tetapi juga diisi rangkaian perlombaan keagamaan yang terbuka untuk berbagai kalangan, mulai dari siswa SD hingga masyarakat umum.
Dr. Trio Beni Putra, Kepala DKUKMPP Inhil, menjelaskan bahwa penyelenggaraan fair ini merupakan bentuk dukungan pemerintah kepada pelaku usaha, terutama mereka yang bergerak di sektor takjil pada bulan Ramadan.
“Kami berkomitmen untuk memberikan fasilitas bagi para pelaku UMKM, khususnya saat bulan suci ini. Selain itu, acara ini juga bertujuan untuk mempercantik suasana Ramadan dan mengundang masyarakat untuk datang berkunjung,” ucapnya.
Menurut Trio, konsep acara yang menggabungkan ekonomi dan keagamaan merupakan permintaan langsung dari Bupati Inhil, yang ingin suasana bulan Ramadan semakin meriah dengan melibatkan berbagai lapisan masyarakat.
Romi Irawan, Ketua HPPI, menambahkan bahwa dimensi keagamaan menjadi bagian penting dari acara ini, bukan hanya fokus pada aktivitas ekonomi semata.
“Sebanyak sekitar 100 peserta dari berbagai tingkatan pendidikan – mulai dari SD, SLTP, SLTA, pondok pesantren, mahasiswa, hingga kelompok pengajian – mengikuti perlombaan yang diselenggarakan. Ada Lomba Dai Cilik, Lomba Azan, Habsy, dan juga estafet sholawat,” jelasnya.
Para pemenang masing-masing kategori perlombaan mendapatkan penghargaan berupa trofi dan uang pembinaan yang diberikan langsung oleh Bupati Inhil.
H. Herman, Bupati Inhil, menyampaikan apresiasi tinggi terhadap pelaksanaan Ramadan Fair UMKM 2026. Menurutnya, acara ini tidak hanya menjadi wadah untuk meningkatkan keimanan masyarakat, tetapi juga mempererat tali persaudaraan.
“Perlombaan religi seperti ini sangat bermanfaat untuk menguatkan keimanan kita di bulan Ramadan. Kita melihat antusiasme yang luar biasa, terutama dari para pelajar,” ujarnya.
Bupati juga mengungkapkan harapannya agar kegiatan ini memberikan dampak nyata bagi perkembangan UMKM lokal dan menjadi sarana promosi yang efektif bagi produk daerah.
“Kita berharap para pelaku UMKM mendapatkan manfaat yang besar dan generasi muda bisa mengembangkan kreativitasnya di sini. Ke depannya, kami berencana membangun pusat UMKM agar produk lokal lebih mudah ditemukan oleh masyarakat maupun pengunjung Tembilahan,” tambahnya.
Acara yang menghadirkan suasana Ramadan yang lebih meriah di setiap waktu menjelang berbuka puasa diharapkan dapat memberikan dorongan bagi perekonomian masyarakat, memperkuat ukhuwah Islamiyah, serta menjadi tradisi yang bermanfaat bagi seluruh warga Inhil.
Pada akhir acara, Bupati bersama dengan tamu undangan langsung mengunjungi beberapa stan UMKM yang telah berpartisipasi dalam fair tersebut.***
