-->

RSUD Bob Bazar Terapkan IGD Berbasis Triase, dr Djohardi: Prioritas Penanganan Berdasarkan Tingkat Kegawatdaruratan

Publish: Redaksi ----


KALIANDA – Komitmen peningkatan mutu layanan kesehatan terus diperkuat RSUD Bob Bazar. Di bawah kepemimpinan Direktur dr Djohardi, tata kelola pelayanan di Instalasi Gawat Darurat (IGD) kini mengedepankan sistem triase berbasis tingkat kegawatdaruratan, sesuai regulasi nasional.


dr Djohardi menegaskan, sistem triase merupakan proses seleksi pasien berdasarkan tingkat kondisi medis untuk menentukan prioritas penanganan. Kebijakan tersebut mengacu pada Bab II Pasal 3 Permenkes RI Nomor 47 Tahun 2018 tentang Pelayanan Kegawatdaruratan.


“Beberapa kriterianya adalah kondisi yang mengancam nyawa, baik diri sendiri maupun orang lain dan lingkungan. Kemudian adanya gangguan pada jalan napas, pernapasan, sirkulasi, penurunan kesadaran, hingga gangguan hemodinamik,” ujar dr Djohardi kepada wartawan, Selasa (3/3/2026).


Menurutnya, IGD merupakan garda terdepan rumah sakit dalam menangani pasien dengan ancaman kematian maupun kecacatan. Pelayanan dilakukan secara terpadu dengan melibatkan berbagai disiplin ilmu medis demi memastikan respons yang cepat dan akurat.

“IGD adalah unit pelayanan pertama bagi pasien dalam kondisi darurat. Tujuan utamanya memberikan pelayanan yang komunikatif, cepat, dan tepat selama 24 jam penuh,” jelasnya.

Ia menambahkan, sistem triase bukan sekadar prosedur administratif, melainkan mekanisme krusial untuk memastikan pasien dengan kondisi paling kritis mendapatkan penanganan terlebih dahulu. Dengan sistem ini, alur pelayanan menjadi lebih terarah, efisien, dan mengurangi risiko keterlambatan tindakan medis.


Lebih jauh, dr Djohardi menegaskan bahwa penerapan triase di IGD bertujuan untuk mencapai pelayanan kesehatan yang optimal dan terpadu bagi masyarakat yang berada dalam kondisi gawat darurat.

“Prinsipnya adalah mencegah kematian dan kecacatan. Selain itu, IGD juga melaksanakan sistem rujukan apabila pasien membutuhkan penanganan lanjutan di fasilitas yang lebih lengkap,” tegasnya.


Di bawah kepemimpinannya, RSUD Bob Bazar terus melakukan pembenahan sistem layanan, penguatan SDM medis, serta optimalisasi sarana prasarana penunjang kegawatdaruratan. Langkah ini menjadi bagian dari transformasi layanan kesehatan daerah agar sejajar dengan standar nasional.

Dengan penerapan triase berbasis regulasi dan komitmen manajemen yang kuat, RSUD Bob Bazar kini semakin menegaskan posisinya sebagai rumah sakit rujukan andalan masyarakat Lampung Selatan dalam penanganan kasus kegawatdaruratan.(UY)

Share:
Komentar

Berita Terkini