LAMPUNG SELATAN – Dalam upaya meningkatkan literasi digital di kalangan pelajar, MTs Negeri 2 Lampung Selatan menggandeng jurnalis untuk mengedukasi siswa tentang bahaya berita bohong (hoaks) dan penggunaan media sosial secara bijak. Kegiatan yang menjadi bagian dari program ekstrakurikuler ini dilaksanakan pada Kamis (15/10/2026), di Palas Sukaraja, Kecamatan Palas, Lampung Selatan.
Kepala MTs Negeri 2 Lampung Selatan, Nur Kholis, S.Pd.I., M.M., mengatakan bahwa kegiatan ini bertujuan menambah wawasan siswa agar lebih kritis dalam menyikapi pemberitaan online serta tidak mudah percaya terhadap informasi yang belum jelas sumber dan kebenarannya.
Menurutnya, di era digital, siswa harus mampu memanfaatkan teknologi secara positif sekaligus mewaspadai berbagai dampak negatif media sosial, termasuk kecanduan gawai yang dapat mengganggu waktu belajar dan tanggung jawab sebagai pelajar.
“Melalui kegiatan ini, saya berharap anak-anak didik kami tidak mudah tertipu oleh berita hoaks dan mampu menggunakan media sosial secara bijak. Jangan sampai terlalu asyik bermain HP hingga melupakan tugas utama sebagai siswa,” ujar Nur Kholis.
Ia menambahkan, menghadirkan jurnalis sebagai bagian dari edukasi merupakan langkah inovatif untuk membuka wawasan siswa tentang dunia pemberitaan sekaligus mengenalkan pentingnya memeriksa fakta sebelum mempercayai atau menyebarkan informasi.
“Saya ingin anak-anak didik saya tidak ketinggalan dengan siswa yang ada di Bandar Lampung. Mereka harus memiliki wawasan luas, mampu mengikuti perkembangan zaman, dan cerdas memanfaatkan teknologi,” harapnya.
Melalui kegiatan ini, MTs Negeri 2 Lampung Selatan berupaya membentuk generasi muda yang tidak hanya unggul dalam pendidikan, tetapi juga memiliki kemampuan literasi digital, berpikir kritis, serta bertanggung jawab dalam menggunakan media sosial.***
