107 Hari, Akhirnya Tim Berhasil Kerangkeng Bonita Si Harimau Sumatera

Jumat, 20 April 2018
--------------Iklan------------


INHIL - 107 hari sudah perburuan Bonita, harimau sumatera yang meneror masyarakat Desa Tanjung Simpang Kecamatan Pelangiran berjalan. Tim Terpadu dari Polres Indragiri Hilir, Kodim 0314/Inhil, BBKSDA Riau, WWF, dibantu oleh animal communicator seorang Bule cantik asal Kanada, Shakti Wolvers Teeg, diterjunkan untuk mengevakuasi hewan ganas itu dengan selamat.

Pagi ini, upaya tidak kenal menyerah dari Tim Terpadu, membuahkan hasil. Bonita berhasil ditembak bius di Blok 79 Afdling IV Kebun Eboni PT. THIP Desa Tanjung Simpang Kecamatan Pelangiran Kabupaten Indragiri Hilir. Namun proses evakuasi selanjutnya menjadi lebih sulit, karena Bonita tidak langsung pingsan setelah ditembak dan kondisi cuaca dalam keadaan hujan lebat.

Tim harus sangat berhati - hati mengikuti pergerakan Bonita dengan riwayat keganasan yang sudah diukirnya. Satu kilo lebih dari tempat penembakan, akhirnya harimau betina, yang telah menelan 2 orang korban jiwa itu, tumbang karena pengaruh bius.


Kegiatan Evakuasi Mengalami Hambatan Dikarenakan Jarak yang Jauh dan Akses yang Sulit Dijangkau, serta Medan ke Lokasi yang Sangat Sulit, sehingga terhadap Harimau Sumatera tersebut kembali Dilakukan Penembakan Bius untuk yang Kedua Kalinya, sekaligus untuk Memastikan bahwa Hariamu Sumatera tersebut Tidak Berdaya/Benar-benar Pingsan.

Selanjutnya Hariamu Sumatera tersebut Dimasukkan ke Dalam Kandang Evakuasi yang Sudah Dipersiapkan Sebelumnya, selanjutnya Dibawa ke KPP PT. THIP, Ds. Tanjung Simpang, Kec. Pelangiran, Kab. Inhil untuk selanjutnya Dibawa ke Tempat Observasi Satwa Liar di Dharmasraya melalui Tembilahan.


Keberhasilan penangkapan harimau sumatera yang memantik perhatian dunia itu, dibenarkan oleh Kapolres Indragiri Hilir AKBP Christian Rony, S.I.K., M.H., Jumat, 20/4/2018. Didampingi oleh Wakapolres Indragiri Hilir KOMPOL ARI KARTIKA BHAKTI, S.I.K., dan Kapolsek Pelangiran IPTU Muhammad Rafi, mantan Kapolres Manokwari itu menceritakan perjuangan Tim Terpadu Penanganan Konflik Harimau Sumatera, saat proses evakuasi berlangsung.

"Saat ini proses evakuasi masih berlangsung", tutup AKBP Christian Rony. (sya)

loading...

Jumat, April 20, 2018

0 komentar:

Posting Komentar