-->

Ibu dan Paman Anggota DPRD Inhil dapat BST, Padahal Sudah Meninggal

Publish: Redaksi ----
INHIL - Ibu dan Paman Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Inhil dapat bantuan sosial tunai (BST) dalam rangka penanganan dampak Covid-19. Padahal ibu dan pamannya ternyata sudah meninggal.

Lantas Anggota DPRD Inhil H Fadly Sofwan mempertanyakan secara tegas data mengenai pemberian BST ke Dinas Sosial melalui rapat dengar pendapat atau hearing. 

"Saya heran, mamak saya dapat. Padahal beliau sudah meninggal. Anehnya lagi, mak cik saya yang sudah meninggal 20 tahun lalu dapat juga", jelasnya H Sofyan yang juga Wakil Ketua Komisi IV DPRD Inhil.

Wakil Ketua Komisi IV DPRD Inhil itu pun mengaku langsung menelusuri hingga ke RT/RW kenapa hal tersebut bisa terjadi.

Ia pun menjelaskan, jika dirinya ingin mengambil dana tersebut bisa saja, karena untuk mengambil hanya cukup membawa Kartu Keluarga.

"Kalau saya mau ambil dapat, tinggal bawa KK karena sistem pengambilannya sangat mudah, tanpa harus pakai surat kuasa, tapi saya tidak mau seperti itu", cetusnya.

Untuk itu, ia pun meminta kepada Dinas Sosial untuk melakukan verifikasi data dan membuat bank data sehingga Inhil memiliki data ril jumlah warga tidak mampu dan tidak kacau balau seperti saat ini.

Sedangkan keadaan dilapangan ada warga yang memang benar-benar susah kehidupannya ditambah terdampak corona tidak mendapatkan bantuan. 

"Kami harap ini bisa diperbaiki lagi, di update datanya jangan gunakan data yang sudah lama," pintanya. 
Share:

Read Also:

Share:
Komentar

Berita Terkini