LEPAS CALHAJ: Bupati Lampung Selatan Radityo Egi Pratama saat melepas keberangkatan jamaah calon haji di Masjid Agung Lampung Selatan menuju Asrama Haji. (Foto: Istimewa)
LAMPUNG SELATAN – Sebanyak 286 jamaah calon haji (calhaj) asal Kabupaten Lampung Selatan resmi memulai perjalanan spiritual mereka menuju Tanah Suci. Prosesi keberangkatan menuju Asrama Haji Bandar Lampung ini dilepas secara resmi pada Selasa (5/5/2026).
Radityo Egi Pratama memimpin langsung seremoni pelepasan di halaman Masjid Agung Lampung Selatan. Sebanyak 14 unit bus dikerahkan untuk membawa para tamu Allah tersebut menuju tahapan keberangkatan selanjutnya.
Kepala Kementerian Haji dan Umrah Lampung Selatan, Marwiyah Amin, melaporkan bahwa total jamaah asal daerah ini mencapai 413 orang, termasuk petugas pendamping. Formasi tersebut terdiri dari 409 jamaah, dua pembimbing ibadah, serta dua tenaga medis yang tergabung dalam Kloter 17.
“Komposisi jamaah tahun ini terdiri dari 188 laki-laki dan 225 perempuan. Tercatat jamaah tertua berusia 85 tahun, Daim mat Suef dari Way Sulan, sementara yang termuda adalah M. Hafidz berusia 17 tahun asal Natar,” tutur Marwiyah Amin dalam laporannya.
Secara teknis, 286 jamaah diberangkatkan bersama dari Masjid Agung, sementara 127 lainnya dari lima kecamatan berangkat secara mandiri ke asrama. Seluruh jamaah dijadwalkan tiba di Asrama Haji pukul 13.00 WIB untuk menginap dan menjalani pemeriksaan kesehatan akhir.
Keesokan harinya, rombongan akan menuju Bandara Raden Intan II untuk terbang menuju Bandara Soekarno-Hatta. Perjalanan panjang ini akan dilanjutkan dengan penerbangan internasional menuju Madinah pada sore hari di hari yang sama.
Momen pelepasan ini diwarnai suasana haru yang mendalam. Ribuan sanak keluarga memadati lokasi Masjid Agung, mengantarkan kerabat mereka dengan lantunan doa dan zikir yang menggema di udara, menciptakan nuansa spiritual yang kental.
Hujan yang turun menyirami bumi Lampung Selatan saat prosesi berlangsung seolah menjadi simbol keberkahan. Tangis bahagia dan pelukan perpisahan sementara menjadi pemandangan yang menyentuh hati di antara kerumunan masyarakat yang mengantar.
Bupati Lampung Selatan, Radityo Egi Pratama, dalam amanatnya menekankan pentingnya menjaga kondisi fisik dan solidaritas antar jamaah. Ia mengingatkan bahwa ibadah haji adalah perjalanan yang menuntut kesabaran ekstra dan ketahanan mental.
“Patuhi arahan pendamping, jaga nama baik daerah, dan laksanakan setiap rukun haji dengan penuh ketulusan. Untuk para petugas, layanilah para jamaah kita dengan penuh kesabaran dan kasih sayang,” pesan Bupati Egi kepada seluruh rombongan.
Bupati juga memanjatkan doa agar kondisi keamanan global tetap kondusif sehingga seluruh tahapan ibadah di Tanah Suci berjalan mulus. Pelepasan ini menjadi titik awal bagi ratusan warga Lampung Selatan untuk menunaikan rukun Islam kelima yang telah dinantikan sekian lama.
Sumber: Kontributor / Tim Redaksi Redaktur: Redaksi Indragiripos
