-->

Diperkirakan Panen Awal Juni, Polsek Enok Rutin Pantau Perkembangan Jagung Pipil di Sei Ambat

Publish: Redaksi ----

MONITORING LAHAN: Personel Polsek Enok saat melakukan pengecekan rutin pertumbuhan tanaman jagung pipil di Lahan Poktan Berkah Sekumpul, Desa Sei Ambat. (Foto: Istimewa)

ENOK – Dalam rangka menyukseskan Program Ketahanan Pangan Nasional dan mewujudkan swasembada pangan yang berkelanjutan, personel Polsek Enok secara rutin melaksanakan pengecekan perkembangan tanaman jagung pipil. Kegiatan monitoring ini dipusatkan di Parit Pasar Dusun Murni, Desa Sei Ambat, Kecamatan Enok, Kabupaten Indragiri Hilir.

Pengecekan berkala tersebut dipimpin langsung oleh PS. Kanit Provos Polsek Enok yang turun ke area lahan ketahanan pangan milik Kelompok Tani (Poktan) Berkah Sekumpul. Kunjungan rutin ini bertujuan memantau langsung fase pertumbuhan tanaman sekaligus mengidentifikasi potensi kendala yang dihadapi oleh para petani di lapangan.

Berdasarkan hasil pemantauan terakhir di area pertanian tersebut, kondisi vegetatif tanaman jagung pipil dinilai tumbuh dengan sangat baik. Jika tidak ada aral melintang, komoditas jagung pipil pada lahan binaan ini diperkirakan sudah memasuki masa panen raya pada awal Juni 2026 ini.

Kapolres Inhil melalui Kapolsek Enok, IPTU Parsaulian Simanjuntak, S.H., M.H., menyampaikan bahwa pendampingan intensif ini merupakan bentuk komitmen nyata jajaran Polri dalam mengawal program strategis pemerintah di sektor pertanian. Kehadiran personel di lapangan diharapkan mampu menginjeksikan motivasi tambahan bagi pengelola lahan.

“Melalui pengecekan rutin ini, kami ingin memastikan seluruh proses tanam hingga menjelang panen berjalan optimal. Kami juga membuka ruang diskusi bersama petani untuk mencarikan solusi terbaik terhadap kendala teknis yang mereka temui di ladang,” ujar IPTU Parsaulian Simanjuntak.

Di sisi lain, pengurus Poktan Desa Sei Ambat bersama personel Polsek Enok telah menyatukan komitmen untuk terus bersinergi mempertahankan produktivitas komoditas pangan ini. Sinergi lintas sektoral menjadi kunci penting agar ketahanan pangan tingkat desa dapat berdampak nyata pada kesejahteraan ekonomi lokal.

“Kami berharap kolaborasi yang solid antara Polri, pemerintah, pihak swasta, dan elemen masyarakat dapat terus terjaga dengan baik. Dengan begitu, program ketahanan pangan ini tidak hanya sekadar swasembada, tetapi juga membawa manfaat luas bagi masyarakat,” pungkas Kapolsek Enok menutupi keterangannya.


Redaktur: Redaksi Media

Share:
Komentar

Berita Terkini