-->

Minggu Kasih di Gua Maria Ngison Nando, Polisi Ajak Umat Katolik Bersama Jaga Keamanan

Publish: Redaksi ----


LAMPUNG SELATAN – Upaya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat tidak hanya dilakukan melalui penegakan hukum, tetapi juga dengan membangun komunikasi dan kedekatan bersama masyarakat. Pendekatan tersebut diwujudkan Kasat Reskrim Polres Lampung Selatan, AKP Stefanus Reinaldo Fajar Nuswantoro Boyoh, melalui kegiatan Minggu Kasih di Gua Maria Santa Perawan Bunda Allah Ngison Nando, Kalianda, Lampung Selatan.


Didampingi Briptu Marselina Oktaviati, AKP Stefanus Boyoh hadir di tengah umat Katolik yang mengikuti doa Rosario dan ibadat rutin dalam rangka Bulan Rosario, Minggu, pukul 10.00 WIB.


Kehadiran personel kepolisian dalam kegiatan keagamaan tersebut menjadi sarana mempererat hubungan antara Polri dan masyarakat sekaligus menyampaikan pesan penting mengenai pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).


Dalam pertemuan yang berlangsung penuh keakraban itu, AKP Stefanus mengajak umat untuk terus menjaga kerukunan, memperkuat rasa persaudaraan, serta berperan aktif menciptakan situasi lingkungan yang aman dan kondusif.


Ia juga mengingatkan masyarakat agar tidak segan menjalin komunikasi dengan kepolisian apabila mengetahui adanya potensi gangguan keamanan maupun ketika membutuhkan bantuan petugas.


Sebagai bentuk kemudahan akses pelayanan kepolisian, masyarakat diimbau memanfaatkan layanan darurat Polisi 110 untuk melaporkan kejadian yang memerlukan penanganan aparat.


Menurutnya, komunikasi yang baik antara masyarakat dan kepolisian menjadi salah satu faktor penting dalam mencegah gangguan kamtibmas. Dengan keterlibatan seluruh elemen masyarakat, upaya menjaga keamanan di lingkungan sekitar diharapkan dapat berjalan lebih optimal.


Tidak hanya menyampaikan imbauan, AKP Stefanus Boyoh juga menyempatkan diri bersilaturahmi dengan para suster dan umat yang hadir. Interaksi tersebut mencerminkan pendekatan humanis Polri yang mengedepankan keterbukaan, kebersamaan, dan pelayanan kepada masyarakat tanpa membedakan latar belakang.


Kehadiran polisi di tengah kegiatan keagamaan itu pun mendapat sambutan positif dari umat. Salah seorang jemaat, Agustinus Sujartono, mengungkapkan apresiasinya atas kehadiran langsung aparat kepolisian di lingkungan tempat ibadah.


“Saya merasa bangga karena polisi bisa langsung terjun ke gereja, sehingga umat yang sedang melaksanakan ibadah merasa aman, nyaman, dan bahagia,” ujar Agustinus.


Melalui kegiatan Minggu Kasih, Polres Lampung Selatan berupaya menghadirkan pelayanan kepolisian yang lebih dekat dengan kehidupan masyarakat. Ruang dialog seperti ini diharapkan dapat memperkuat kepercayaan publik sekaligus membuka kesempatan bagi masyarakat untuk menyampaikan aspirasi maupun persoalan yang berkaitan dengan keamanan.


Kehadiran polisi di tengah umat juga menjadi pengingat bahwa menjaga kamtibmas merupakan tanggung jawab bersama. Dengan semangat toleransi, kepedulian, dan gotong royong, suasana yang aman serta harmonis dapat terus dipelihara di tengah keberagaman masyarakat Lampung Selatan.***

Share:
Komentar

Berita Terkini