-->

Imigrasi Kalianda Tegaskan Layanan Digital dan Humanis di HBI ke-76

Publish: Redaksi ----


INHIL - Kantor Imigrasi Kelas II Non TPI Kalianda menggelar syukuran Peringatan Hari Bhakti Imigrasi (HBI) ke-76 Tahun 2026, Senin (26/1/2026), di pelataran kantor setempat. Kegiatan berlangsung khidmat dan penuh semangat kolaborasi lintas instansi.


Acara ini dihadiri Wakil Bupati Lampung Selatan M. Syaiful Anwar, Sekda Supriyanto, Ketua DPRD Lamsel Erma Yusneli, Ka Kesbangpol Martoni Sani, Dandim 0421/Lamsel Letkol Kav. Mochammad Nuril Ambiyah, Kapolsek Kalianda Sulyadi (mewakili Kapolres), Kalapas Kelas II Kalianda Beni Nurohman, serta jajaran stakeholder terkait lainnya.


Momentum HBI ke-76 juga dirangkai dengan penyerahan penghargaan kepada PT SIP atas kontribusinya dalam pembangunan mushola Kantor Imigrasi Kalianda, sebagai bentuk sinergi dunia usaha dan pelayanan publik.

Mewakili Bupati Lampung Selatan, Wabup M. Syaiful Anwar menyampaikan apresiasi atas berbagai capaian Imigrasi Kalianda yang dinilai konsisten berkontribusi nyata bagi masyarakat, khususnya dalam pelayanan dan pengawasan keimigrasian. Ia menekankan pentingnya sinergitas lintas sektor demi pelayanan publik yang semakin optimal.


Sementara itu, Kepala Kantor Imigrasi Kelas II Non TPI Kalianda, Dedi SH, menegaskan bahwa digitalisasi menjadi kunci utama transformasi layanan keimigrasian yang inklusif, transparan, dan bebas diskriminasi.

“Kami berkomitmen melayani dari hati. Digitalisasi meminimalkan interaksi langsung, memastikan proses lebih transparan dan terintegrasi, baik bagi WNI maupun WNA,” ujar Dedi.


Sepanjang tahun 2025, Imigrasi Kalianda mencatat capaian penegakan hukum berupa tindakan administratif keimigrasian terhadap empat WNA yang melanggar aturan, termasuk pendeportasian dan penangkalan.

Dalam layanan paspor, Imigrasi Kalianda tetap mengedepankan sistem keamanan berlapis. Meski pendaftaran dilakukan secara digital, tahapan wawancara tatap muka tetap diberlakukan sebagai langkah preventif terhadap TPPO dan penyelundupan manusia.


Tak hanya itu, Imigrasi Kalianda juga terus menghadirkan Layanan Prioritas Ramah HAM bagi kelompok rentan seperti lansia, ibu hamil, balita, dan penyandang disabilitas, yang dapat dilayani langsung tanpa antrean reguler.

“Harapan kami, masyarakat Lampung Selatan dan Lampung Timur semakin merasakan pelayanan keimigrasian yang berintegritas, humanis, dan berorientasi pada perlindungan,” tutup Dedi.


Uyung melaporkan

Share:
Komentar

Berita Terkini