-->

Long Weekend Paskah Picu Lonjakan, ASDP Pastikan Layanan Penyeberangan Tetap Prima

Publish: Redaksi ----


JAKARTA — Momentum libur panjang Paskah kembali mendorong lonjakan mobilitas masyarakat di berbagai wilayah Indonesia. Di tengah tingginya arus perjalanan tersebut, PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) memastikan layanan tetap berjalan optimal, khususnya pada lintasan strategis Merak–Bakauheni dan Ketapang–Gilimanuk.


Direktur Utama ASDP, Heru Widodo, menegaskan bahwa kesiapan operasional telah dipersiapkan secara menyeluruh guna mengantisipasi lonjakan trafik selama periode long weekend. Ia menyebut pengalaman pada periode libur sebelumnya menjadi pijakan penting dalam meningkatkan kualitas layanan.

“Momentum long weekend Paskah membawa potensi peningkatan mobilitas yang signifikan. Karena itu, kami memastikan seluruh aspek operasional—mulai dari kesiapan armada hingga layanan di pelabuhan—berjalan optimal, tertib, dan lancar,” ujarnya.

Lonjakan Signifikan di Lintasan Utama

Berdasarkan data periode 2–4 April 2026, terjadi peningkatan signifikan pada lintasan Merak–Bakauheni. Tercatat sebanyak 136.642 penumpang dan 30.379 unit kendaraan menyeberang, dengan mobil pribadi mendominasi sebanyak 12.793 unit, diikuti truk logistik 11.349 unit. Kenaikan dari Kamis ke Jumat mencapai 25,8 persen untuk penumpang dan 23,7 persen untuk kendaraan.


Pada arus sebaliknya, Bakauheni–Merak mencatat 154.494 penumpang dan 30.676 kendaraan. Dominasi tetap pada mobil pribadi (13.249 unit) serta truk logistik (10.380 unit), mencerminkan tingginya mobilitas masyarakat sekaligus aktivitas distribusi barang.

Sementara itu, lintasan Ketapang–Gilimanuk mencatat total 112.635 penumpang dan 31.195 kendaraan, didominasi kendaraan roda dua sebanyak 14.785 unit. Untuk arus balik Gilimanuk–Ketapang, tercatat 59.834 penumpang dan 17.157 kendaraan, dengan truk logistik sebagai kontributor utama.

Antrean Ketapang Berhasil Terurai

General Manager ASDP Cabang Ketapang, Arief Eko, menjelaskan bahwa antrean panjang yang sempat terjadi akibat tingginya volume kendaraan logistik kini telah berhasil diurai. Sebelumnya, antrean sempat mengular hingga belasan kilometer pada 1 April 2026.


“Terurainya antrean ini merupakan hasil dari langkah strategis yang dilakukan secara terintegrasi, mulai dari optimalisasi pengaturan muatan di dermaga hingga pemanfaatan buffer zone secara maksimal,” jelasnya.

Hingga Sabtu siang, antrean kendaraan dilaporkan tersisa di area parkir Bulusan dan dalam kondisi terkendali.

Digitalisasi Jadi Kunci Efisiensi

Corporate Secretary ASDP, Windy Andale, menambahkan bahwa digitalisasi layanan melalui platform Ferizy menjadi faktor penting dalam meningkatkan efisiensi. Pengguna kini dapat membeli tiket sejak H-60 dan mengakses tiket digital melalui WhatsApp maupun email.

ASDP juga mengimbau masyarakat untuk mengisi data penumpang secara akurat dan menghindari pembelian tiket melalui calo demi keamanan perjalanan.

Sebagai penghubung utama antarwilayah, ASDP menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan layanan penyeberangan yang andal, aman, dan nyaman, sekaligus mendukung kelancaran mobilitas masyarakat di tengah momentum libur panjang.***

Share:
Komentar

Berita Terkini