-->

Pakta Integritas Jadi Tipuan: Oknum SMP Negeri 1 Sidomulyo Diduga "Jual Bangku" SPMB 2026, Kepsek Terlibat?

Publish: Redaksi ----


LAMPUNG SELATAN - Baru 1 bulan tanda tangan Pakta Integritas, janji "SPMB Bersih" langsung ambruk. Dugaan pungli jual bangku meledak di SMP Negeri 1 Sidomulyo. Oknum panitia dituding terima duit pelicin. Ironisnya, siswa berprestasi jadi korban. Minggu (28/6/2026). 


Pakta Integritas dan Praktik Kotor: Formalitas Belaka?


Kamis 21 Mei 2026 lalu, Aula Krakatau Kantor Bupati. Semua Kepsek, Pengawas, Dinas Pendidikan Lamsel kompak TTD Pakta Integritas SPMB 2026/2027. Dengan komitmen, terbuka, transparan, anti titip-menitip.


Buktinya? Kurang dari sebulan, muncul dugaan "makelar kursi" di sekolah favorit.


Pengakuan Wali Murid: "Saya Beli Bangku"

 

Seorang wali murid buka suara ke media. Identitas dirahasiakan demi keamanan. 


"Takut anak nggak masuk ke sekolah favoritnya, jadi minta bantu sama guru di sana. Kebetulan kawan sendiri," bebernya. 


Sekolah Ngeri, melalui pendaftaran resmi lewat online cuma formalitas. Kuncinya ada di "jalur duit".


"Awalnya memang daftar prosedur resmi. Tapi setelah saya beli bangku, baru," keceplosan sumber. 


Harga berapa? Rinciannya berapa? Sumber belum berani buka. Takut.


Asal Ada Uang dan Akses, Semua Bisa


Kalimat itu jadi tamparan keras buat Kemendikdasmen, Jalur zonasi? Prestasi? Afirmasi? Kalah telak sama jalur "KKN". 


"Berarti alur proses SPMB yang katanya transparan itu hanya formalitas saja," tuding wali murid dengan nada kecewa.


Dugaan ini langsung seret nama Kepala Sekolah SMP Negri 1 Sidomulyo. Tahu atau pura-pura nggak tahu? Panitia SPMB bergerak sendiri atau terstruktur? 


Sampai berita tayang, Kepsek SMP Negri 1 Sidomulyo bungkam. Dinas Pendidikan Lamsel bungkam. Total senyap.p


Padahal, baru tanda tangan di atas materai depan Bupati. 

Publik Menuntut: Usut Tuntas, Jangan Tepuk Tangan Doang!


Ini bukan kasus pertama. Tapi momentumnya paling ngaco. Di saat Pemkab teriak "SPMB Bersih", di lapangan malah "SPMB Basah" duit.


Desakan publik

1. Dinas Pendidikan Lamsel, Copot tim panitia SPMB SMP Negeri 1 Sidomulyo sekarang. Audit semua data siswa yg lolos.


2. Inspektorat dan Saber Pungli Lamsel, turun, periksa. panggil wali murid yg ngaku "beli bangku" buka rekening guru/panitia.


3. Kepolisian dan Kejaksaan, kalau terbukti, jerat UU 20/2001 Tipikor dan UU 11/2020 Cipta Kerja soal Pungli. Jangan cuma mutasi.


Anak-anak miskin berprestasi disingkirin. Anak "duitnya tebal" duduk manis. Keadilan pendidikan di mana?


Hingga berita ini di tayangkan oleh redaksi pihak sekolah belum memberikan pernyataan secara resmi.***

Share:
Komentar

Berita Terkini