LAMPUNG SELATAN — Pekerjaan rehabilitasi Tanggul Sungai Way Katibung–Way Sulan di Kabupaten Lampung Selatan terus menunjukkan perkembangan. Hingga Rabu (26/8/2026), progres pekerjaan yang dikerjakan PT Tirta Indo Karya (TIK) telah mencapai sekitar 35 persen.
Capaian tersebut membuat pihak pelaksana optimistis proyek rehabilitasi tanggul dapat diselesaikan sesuai target waktu yang telah ditetapkan.
Kepala Divisi Humas PT TIK, Tjakra Ardi Saputra, SH, mengatakan percepatan pekerjaan terus dilakukan untuk menjaga capaian progres di lapangan.
«“Progres pekerjaan saat ini sudah mencapai sekitar 35 persen. Kami optimistis pekerjaan dapat rampung tepat waktu sesuai jadwal yang telah ditentukan,” ujar Tjakra.»
Senada, Project Manager PT TIK, Didin, menyampaikan bahwa tim pelaksana terus mengoptimalkan tenaga kerja dan peralatan untuk mempercepat pekerjaan di sejumlah titik.
Menurutnya, percepatan dilakukan dengan tetap mengacu pada tahapan dan metode kerja yang telah direncanakan.
«“Pekerjaan terus kami kebut sesuai tahapan dan metode kerja yang telah direncanakan. Kami berupaya menjaga ritme pekerjaan agar progres di lapangan terus meningkat,” kata Didin.»
Didin menegaskan, pencapaian progres bukan satu-satunya fokus dalam pelaksanaan proyek. Aspek teknis dan kualitas pekerjaan tetap menjadi perhatian agar hasil rehabilitasi sesuai dengan spesifikasi yang ditetapkan.
«“Kami tidak hanya mengejar progres, tetapi juga memastikan setiap tahapan pekerjaan dilaksanakan dengan baik dan sesuai spesifikasi teknis,” jelasnya.»
Ia juga berharap dukungan masyarakat dan seluruh pihak di sekitar lokasi proyek terus terjaga. Dukungan tersebut dinilai penting untuk memastikan pekerjaan berlangsung aman, lancar, dan sesuai target.
«“Kami mohon dukungan semua pihak agar pekerjaan dapat berjalan lancar sampai selesai. Harapan kami, hasil rehabilitasi tanggul ini nantinya dapat memberikan manfaat bagi masyarakat,” pungkas Didin.»
Dengan progres yang telah mencapai 35 persen, PT TIK memastikan pekerjaan tetap diarahkan pada target penyelesaian yang telah ditetapkan, dengan mengedepankan keseimbangan antara kecepatan pelaksanaan, ketepatan teknis, dan kualitas pekerjaan.(Uy/tim)
