LAMPUNG SELATAN — Performa gemilang ditunjukkan pasangan atlet domino Pekan Olahraga Nasional (Porwanas) PWI Lampung, Farihan dan Angga Prayoga. Keduanya sukses merebut Juara I Turnamen Domino 101 Piala Panglima TNI dalam rangka memperingati HUT ke-81 TNI Tahun 2026.
Turnamen tersebut digelar serentak di 101 daerah di Indonesia. Di Lampung, pertandingan berlangsung di Raden Intan Beach, Katibung, Lampung Selatan, Minggu (27/9/2026).
Farihan-Angga tampil konsisten sejak babak awal hingga partai puncak. Pada laga final, pasangan PWI Lampung tersebut tampil dominan dan menundukkan pasangan Mulyadi-Ashar dengan skor telak 101-20 dan 170-0.
Kemenangan tersebut sekaligus menjadi sinyal positif bagi Tim Domino Porwanas PWI Lampung yang tengah mempersiapkan diri menghadapi Porwanas XV yang akan digelar di Lampung.
Manajer Tim Domino Porwanas PWI Lampung, Descatama Paksi Muda, S.T., S.E., M.M., mengapresiasi perjuangan Farihan dan Angga yang dinilai mampu menunjukkan permainan penuh strategi, konsentrasi, serta kekompakan.
“Saya sangat bangga dan mengapresiasi penuh perjuangan kawan-kawan PWI Lampung. Di domino, bukan hanya soal keberuntungan batu, tapi soal strategi, membaca permainan lawan, kesabaran dan kekompakan pasangan. Itu yang ditunjukkan tim PWI Lampung di Pangdam Cup ini,” ujar Descatama, Minggu (27/9).
Menurutnya, kemenangan tersebut bukan sekadar tambahan prestasi, tetapi juga menjadi modal penting untuk meningkatkan kesiapan atlet menghadapi kompetisi yang lebih besar.
Descatama mengatakan, PWI Lampung memiliki tradisi kuat di cabang olahraga domino. Karena itu, keberhasilan Farihan-Angga di Piala Panglima TNI diharapkan dapat semakin memacu semangat para atlet untuk terus berlatih dan meningkatkan kemampuan.
Ia juga menilai domino telah berkembang menjadi bagian dari olahraga prestasi yang membutuhkan konsentrasi tinggi, kemampuan menyusun strategi, membaca permainan lawan, serta menjunjung sportivitas.
“Tim PWI Lampung ini adalah contoh bagaimana wartawan tidak hanya hebat di lapangan karya jurnalistik, tapi juga di lapangan olahraga. Mereka disiplin dan menjunjung tinggi sportivitas, seperti pesan yang selalu kita tekankan saat pelepasan kontingen Porwanas lalu,” katanya.
Lebih jauh, Descatama mendorong adanya kolaborasi antara Dinas Pemuda dan Olahraga, PWI, serta Federasi Olahraga Domino Nasional Indonesia (PORDI) untuk memperbanyak kompetisi sekaligus memperkuat pembinaan atlet domino di Lampung.
Menurut dia, kompetisi tidak harus terpusat di tingkat provinsi. Turnamen dapat diperluas hingga ke kabupaten/kota dengan memanfaatkan berbagai fasilitas olahraga yang tersedia, termasuk kawasan PKOR Way Halim.
Descatama berharap keberhasilan di Piala Panglima TNI menjadi penyemangat bagi seluruh atlet domino PWI Lampung untuk terus menjaga performa dan kekompakan.
“Selamat untuk Tim Domino Porwanas PWI Lampung. Jaga kekompakan, terus berlatih, dan persiapkan diri untuk event yang lebih tinggi. Kemenangan di Pangdam Cup ini harus menjadi modal untuk Porwanas XV mendatang di Lampung,” pungkasnya.
(Tim Humas Porwanas)
