-->

Terkait Corona, Tengku Zul Minta Pemerintah Tolak Semua Turis Dari China

Publish: Redaksi ----

JAKARTA - Sebelum masuk ke Indonesia virus Corona maka segala bentuk pencegahan harus dilakukan termasuk dalam menghentikan sementara memerima turis luar negeri yang berasal dari China.

Jika sampai masuk ke Indonesia akan ada dampak besar yang ditimbulkan, lebih baik mencegah dari ada nanti mengobati. dikatakan Wasekjen MUI Tengku Zulkarnain, agar pemerintah menghentikan sementara menerima turis dari china terutama daru Wuhan.

Menurutnya, terlalu besar risiko dan biaya yang akan dikeluarkan jika virus yang telah menyebar di berbagai belahan dunia itu masuk ke Indonesia.

Karena itu, Tengku Zul meminta pemerintah segera mengambil tindakan dengan menolak sementara semua turis asal China dan juga memeriksa turis dari negara lain yang telah terinfeksi virus corona.

"Pemerintah jangan lalai. Segera tolak semua turis asal China, dan periksa semua turis asal negara yang sudah terjangkit virus corona," kata Tengku Zul lewat akun Twitternya, Minggu (26/1/2020).

"Terlalu besar resiko dan biaya yang akan ditanggung NKRI jika merebak di negeri tercinta," cuit @ustadtengkuzul.

Tengku Zul menambahkan, usulannya itu bukan karena membenci China, tapi karena ia mengacu pada metode yang diajarkan Nabi Muhammad SAW dan juga peringatan dan organisasi kesehatan dunia (WHO).

"Bukan karena benci tapi metode yang diajarkan nabi dan sekarang WHO," cuit @ustadtengkuzul.

Tengku Zul memposting apa yang diajarkan Nabi Muhammad. Di mana Rasulullah bersabda, "Jika kalian mendengar tentang wabah-wabah di suatu negeri, maka janganlah kalian memasukinya. Tetapi jika terjadi wabah di suatu tempat kalian berada, maka janganlah kelian meninggalkan tempat itu," (Hadits Riwayat Bukhari dan Muslim).

Diberitakan, virus corona telah menjangkiti 1.300 orang dan membunuh 57 orang di China. Virus yang disebut mirip Sindrom Pernapasan Akut Parah (SARS) ini juga telah merebak ke 13 negara di berbagai benua.

Share:

Read Also:

Share:
Komentar

Berita Terkini