-->

Pengusaha Swalayan dan Toko Kelontong Tembilahan Bagikan 1 Ton Beras

Publish: Redaksi ----

INHIL - Beberapa pengusaha Inhil yang tergabung dalam Grup WhatsApp Forum Komunikasi Toserba/Swalayan, Distributor & Toko Kelontong (FKTSDTK) merasa terpanggil untuk meringankan beban hidup masyarakat terkena dampak  pandemi Covid-19. Mereka menyumbangkan sebagian hartanya untuk dibagian pada masyarakat yang membutuhkan.

"Niat ini timbul  saat kami berdiskusi dalam grup mengenai apa yang bisa kita berikan pada masyarakat, dan ketika ide ini dilontarkan, langsung mendapat dukungan positif dari rekan-rekan pengusaha lainnya, semoga hal ini menjadi amal baik kita dimata tuhan dan dapat membawa manfaat untuk kita semua", ujar Hendri, pemilik Gemilang Swalayan.

Hal yang sama juga dikatakan Aan QQ (Kiki Swalayan), sebagai perusahaan yang sehari-hari mengais rezeki Allah lewat tangan masyarakat, tiba saatnya sekarang kami memberikan kontribusi pada masyarakat, agar bisa sedikt meringankan beban masyarakat  karena pandemi ini.


" Ini adalah bentuk kepedulian kami pada masyarakat Inhil terutama warga Kota Tembilahan, dimana kita semua sangat merasakan dampak dari Covid-19 yang terjadi saat ini, kita berharap wabah ini segera berakhir," kata Aan QQ (Kiki Swalayan) yang didampingi Robert (MM Baby) dan Ryu (Apple Green).

Dalam kesempatan itu,  Robert (MM Baby), mengaku pihaknya  merasa tergugah ketika melihat sahabat-sahabat dari Pramuka dan PSMTI yang bertungkus lumus melakukan penyemprotan disinfektan. "Kami tak dapat melakukan itu, mungkin dengan bantuan sembako ini kami ikut serta dalam melawan pademi Covid-19," imbuh Robet (MM baby) mewakili 23 pengusaha dan donatur lainnya

Adapun sembako yang disumbangkan Forum Komunikasi Toserba/Swalayan, Distributor & Toko Kelontong (FKTSDTK) ini adalah berupa 1 ton beras, 150 dus mie instant, 9 dus minyak goreng, 25 dus ikan sarden kaleng, 30 dus susu kental manis.

"Harapan kami semoga apa yang telah disumbangkan dapat disalurkan oleh posko penanggulangan Covid-19 Polres Inhil kepada masyarakat yang membutuhkan," tutupnya. ***
Share:

Read Also:

Share:
Komentar

Berita Terkini