KONSOLIDASI ORGANISASI: Suasana pembukaan Konfercab V GMNI Inhil yang dihadiri langsung oleh Ketua Umum DPP GMNI Sujahri Somar di Hotel Harmona Inn. (Foto: Istimewa)
TEMBILAHAN – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Indragiri Hilir sukses menggelar pembukaan Konferensi Cabang (Konfercab) ke-V di Aula Hotel Harmona Inn, Tembilahan, Rabu (22/4/2026). Perhelatan akbar ini menjadi momentum penting bagi organisasi dalam mencetak kader kepemimpinan yang progresif dan berideologi kuat.
Acara ini terasa istimewa dengan kehadiran langsung Ketua Umum DPP GMNI, Sujahri Somar, yang sekaligus membuka acara secara resmi. Dalam orasinya, Sujahri menyoroti tantangan geopolitik global yang tidak menentu, yang menuntut GMNI untuk melahirkan pemimpin militan dan tangguh yang berpihak sepenuhnya kepada kepentingan rakyat kecil.
“GMNI harus menjadi kekuatan intelektual sekaligus motor gerakan rakyat. Kita butuh pemimpin yang tidak hanya cerdas berteori, tapi juga militan dalam memperjuangkan hak-hak marhaen di tengah arus perubahan global saat ini,” tegas Sujahri Somar di hadapan para kader.
Senada dengan itu, Ketua DPC GMNI Inhil, Rio Febriansyah, dalam pidatonya menegaskan posisi politik organisasi yang independen. Ia menekankan bahwa hubungan baik dengan pemerintah daerah maupun aparat penegak hukum hanyalah bagian dari etika komunikasi, namun bukan berarti GMNI bisa diintervensi oleh kekuasaan.
“Kami sampaikan dengan tegas, GMNI Inhil tidak akan pernah menjadi alat kekuasaan. Kami tetap tegak lurus pada garis perjuangan rakyat. Hubungan harmonis tidak akan mengurangi daya kritis kami terhadap kebijakan yang tidak berpihak kepada marhaen,” ungkap Rio dengan lantang.
Konfercab ke-V ini diharapkan mampu merumuskan arah gerak organisasi yang lebih adaptif dan melahirkan nakhoda baru yang siap membawa GMNI Inhil sebagai garda terdepan dalam menjaga marwah perjuangan mahasiswa di Bumi Hamparan Kelapa Dunia.
Sumber: Redaksi Indragiripos Redaktur: Redaksi Indragiripos
