LAMPUNG SELATAN — Penampilan berbeda ditunjukkan pasukan kebersihan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Lampung Selatan saat peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI di kawasan Menara Siger, Bakauheni, Senin (17/8/2026).
Jika sehari-hari mereka dikenal dengan seragam oranye, sapu lidi dan berbagai alat kebersihan, kali ini para petugas yang tergabung dalam Pasukan Sapujagat tampil rapi mengenakan seragam Korpri lengkap dengan atributnya.
Di balik seragam tersebut, tersimpan cerita tentang para pekerja yang selama ini mungkin jarang mendapat perhatian. Mereka bukan sekadar petugas kebersihan, tetapi merupakan pegawai pemerintah dengan status PPPK paruh waktu di lingkungan DLH Lampung Selatan.
Sejak subuh, mereka sudah berada di lokasi untuk memastikan kawasan Menara Siger tetap bersih dan nyaman. Tugas itu terus mereka jalankan hingga rangkaian upacara, termasuk sampai pelaksanaan penurunan bendera selesai.
Yang menarik, semangat paling terlihat datang dari para ibu-ibu petugas kebersihan. Meski harus bekerja sejak pagi hingga sore, mereka tetap kompak dan menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab.
Seragam Korpri yang dikenakan hari itu seolah menunjukkan bahwa pekerjaan menjaga kebersihan memiliki nilai penting bagi daerah. Mereka bekerja di balik kemeriahan setiap kegiatan, memastikan lingkungan tetap bersih tanpa banyak sorotan.
Di bawah komando Kepala Bidang Kebersihan DLH Lampung Selatan, Muherwan Murod, atau yang akrab disapa Bang Wawan, seluruh personel tetap solid menjalankan tugas.
Wawan menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh jajaran yang selama ini telah bekerja keras menjaga kebersihan lingkungan di Lampung Selatan.
“Saya mengucapkan terima kasih kepada seluruh tim yang selalu semangat menjalankan tugas. Mudah-mudahan pengabdian dan bakti mereka mendapat perhatian dari pemerintah daerah,” ujar Wawan.
Menurutnya, keberadaan pasukan kebersihan sangat penting dalam mendukung berbagai kegiatan pemerintah maupun aktivitas masyarakat. Mereka bekerja ketika orang lain menikmati suasana yang bersih dan nyaman.
Momentum HUT RI ke-81 di Menara Siger pun menjadi gambaran bahwa di balik sebuah acara yang sukses, ada banyak tangan yang bekerja tanpa banyak terlihat.
Para ibu dan seluruh pasukan Sapujagat DLH Lampung Selatan mungkin tidak berdiri di panggung kehormatan. Namun sejak subuh hingga bendera diturunkan, mereka tetap hadir menjalankan tugas.
Mereka tidak sekadar menyapu jalan. Mereka ikut menjaga wajah Lampung Selatan.
Kisah para petugas ini sekaligus menjadi pengingat bagi pemerintah daerah agar perhatian terhadap kesejahteraan dan status para pegawai kebersihan terus ditingkatkan.
Sebab, menjaga kebersihan adalah pekerjaan yang sederhana di mata sebagian orang, tetapi memiliki peran besar dalam menciptakan lingkungan yang nyaman dan menjaga nama baik daerah.***
