-->

Cegah Bullying Sejak Dini, Mahasiswa KKL-PPM Universitas Malahayati Edukasi Siswa SDN 07 Metro Utara

Publish: Redaksi ----


METRO — Upaya menciptakan lingkungan sekolah yang aman, nyaman, dan bebas dari bullying terus digencarkan. Salah satunya dilakukan Kelompok 34 Kuliah Kerja Lapangan–Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat (KKL-PPM) Universitas Malahayati melalui edukasi pencegahan bullying kepada siswa SD Negeri 07 Metro Utara, Jumat (24/7/2026).


Kegiatan yang dimulai pukul 08.00 WIB tersebut mendapat sambutan antusias dari para siswa serta dukungan penuh dari pihak sekolah. Edukasi dikemas secara komunikatif dan interaktif agar materi yang disampaikan lebih mudah dipahami oleh peserta.


Dalam kegiatan tersebut, mahasiswa memberikan pemahaman mengenai pengertian bullying, berbagai jenis bullying, faktor penyebab, hingga dampak yang dapat ditimbulkan terhadap korban maupun pelaku. Para siswa juga diajak mengenali bentuk-bentuk perilaku bullying yang dapat terjadi di lingkungan sekolah maupun dalam pergaulan sehari-hari.


Tak hanya membahas dampak, mahasiswa KKL-PPM juga memberikan pemahaman mengenai langkah yang dapat dilakukan untuk mencegah dan menghadapi bullying. Para siswa didorong untuk membangun kebiasaan saling menghargai, peduli terhadap teman, serta berani mengambil sikap ketika melihat atau mengalami tindakan perundungan.


Agar kegiatan tidak berlangsung satu arah, sesi edukasi dilanjutkan dengan diskusi, tanya jawab, dan kuis edukatif. Suasana kelas pun semakin hidup ketika siswa berlomba-lomba menjawab pertanyaan yang diberikan mahasiswa.


Antusiasme peserta bahkan terlihat ketika sejumlah siswa meminta agar kuis kembali dilanjutkan. Metode penyampaian yang interaktif membuat mereka tidak hanya mendengarkan materi, tetapi juga berani bertanya, menyampaikan pendapat, dan terlibat aktif selama kegiatan berlangsung.


Meski sebagian siswa kemungkinan telah mengenal istilah bullying sebelumnya, pendekatan yang dikemas melalui diskusi dan permainan edukatif membuat materi terasa lebih menarik. Hal tersebut membantu siswa memahami bahwa bullying bukan sekadar tindakan bercanda, melainkan perilaku yang dapat memberikan dampak serius bagi orang lain.


Interaksi antara mahasiswa dan siswa juga berlangsung dalam suasana terbuka dan menyenangkan. Kondisi tersebut memberikan ruang bagi peserta untuk menyampaikan pertanyaan maupun pendapat tanpa rasa takut dan canggung.


Melalui kegiatan ini, siswa diharapkan semakin memahami berbagai bentuk bullying serta dampaknya, sekaligus mampu menerapkan sikap saling menghargai dan peduli terhadap sesama. Mereka juga diharapkan berani mencegah dan melaporkan tindakan bullying yang terjadi di lingkungan sekolah maupun pergaulan.


Bagi Kelompok 34 KKL-PPM Universitas Malahayati, kegiatan tersebut menjadi salah satu bentuk nyata pengabdian mahasiswa kepada masyarakat. Edukasi pencegahan bullying dinilai penting diberikan sejak dini untuk membangun kesadaran anak mengenai pentingnya menciptakan lingkungan pertemanan yang sehat dan saling menghormati.


Kegiatan ini sekaligus menjadi bagian dari upaya memperkuat sinergi antara perguruan tinggi dan sekolah dalam menciptakan lingkungan pendidikan yang aman, nyaman, dan bebas dari bullying.


Dengan edukasi yang dilakukan secara berkelanjutan dan dikemas secara menarik, diharapkan semakin banyak siswa yang memahami bahwa mencegah bullying bukan hanya tanggung jawab guru atau sekolah, tetapi merupakan tanggung jawab bersama. (ilham)

Share:
Komentar

Berita Terkini